Kawasan Ekonomi Khusus

  • April 8, 2020

Mewabahnya kasus Covid-19 merubah tatanan kehidupan dari berbagai aspek bidang kehidupan seluruh masyarakat dunia. Kemunculan kasus tersebut menimbulkan reaksi cepat dari seluruh lapisan dunia dan Negara Indonesia tidak luput dari mewabahnya kasus tersebut. Mengamati dari berbagai argumentasi pihak berwenang bahwa Covid-19 merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan mematikan serta daya nularnya mudah dan cepat.

Negara-negara muslim harus mengembangkan kerjasama ekonomi dan sedapat mungkin menahan diri untuk tidak tergantung kepada sumber eksternal. Dalam kajian ekonomi, kedua istilah di atas terkadang digunakan dalam konteks yang hampir sama. Pencampuadukan istilah ini walaupun tidak dapat dibenarkan, pada dasarnya tidak terlalu mempengaruhi kajian ekonomi, karena inti pembahasan pada akhirnya akan berhubungan erat dengan perkembangan perekonomian suatu negara.

Dari kalangan liberal berdasarkan nalar etisnya timbul rasa utang budi karena menyadari bahwa kemakmuran di negara Belanda dibangun di atas kemiskinan rakyat yang mengalami eksploitasi. Sebagai reaksi terhadap kondisi kemerosotan kesejahteraan ini lahir politik liberal yang berorientasi pada kesejahteraan. Dalam konteks kolonial, kesejahteraan berarti kondisi di atas garis kemiskinan, sehingga berbeda dengan pengertian kesejah-teraan dalam konteks negara maju, yaitu kondisi keberlebihan atau keserbacukupan . Lagi-lagi dalam praktek, setiap mannequin sistem mengabndung prinsip-prinsip yang dicampur dari berbagai model dan berbagai mannequin itu dicampur dalam suatu system ekonomi nasional. Namun yang dimaksud oleh Sarbini adalah Sosialisme yang cocok untuk Indonesia, yaitu Sosialisme Kerakyatan yang ditawarkan oleh Sutan Sjahrir, pendiri Partai Sosialis Indonesia . Pada tahun 1985 Sarbini lebih mengkongkretkan konsep Sosialisme Kerakyatan pada tingkat kebijaksanaan menjadi konsep Ekonomi Kerakyatan dalam suatu tulisannya di jurnal ‘Prisma’.

Mengamati perekonomian negara

Respon pro-kontra terhadap bentuk pembelajaran “daring” ditemukan dalam varian komentar beberapa unsur, yaitu; siswa-mahasiswa, para orang tua dan guru-dosen pada ruang obrolan di berbagai media sosial . Komentar setiap unsur tersebut memiliki pesan kuat yang mewakili pendapat mereka dalam menyikapi aktivitas belajar berbasis sistem pembelajaran daring selama masa pandemi. Kebutuhan dasar merupakan satu hal yang mesti dijamin dalam konsep ekonomi Islam. Kebutuhan ini bahkan bisa dijadikan kriteria untuk mengukur garis kemiskinan seseorang.

Eksistensi pendidikan berkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi, kerap kali pendidikan tidak terlepas dari masalah ekonomi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Berbagai kajian akademis dan penelitian empiris telah membuktikan keabsahannya. Alhumami menyatakan pendidikan bukan hanya melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, serta menguasai teknologi melainkan juga dapat menumbuhkan iklim bisnis yang sehat dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi.

Menurut Pemenkes Nomor 9 Tahun 2020, PSBB Merupakan Pembatasan Kegiatan Tertentu Penduduk Suatu Wilayah yang diduga Terinfeksi Covid-19 Tujuannya yaitu Mencegah Penyebaran Covid-19 Disuatu Wilayah dan kini sudah secara resmi telah diterapkan oleh pemerintah. Kebijakan tersebut meningkatkan resiko sektor industri menghadapi gangguan signifikan dari sisi rantai pasok, tenaga kerja, kesinambungan bisnis hingga arus kas usaha mereka. “Sayangnya, karena ketertinggalan kita dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, dalam posisi arus informasi dari berbagai faktor modal yang bersifat searah, membuat rakyat kita akhirnya hanya bisa menjadi konsumen. Rakyat ditempatkan sebagai pasar, sumber bahan mentah, dan tempatnya buruh murah,” kata Adi. Era kemajuan teknologi informasi yang mengglobal ini kian mengaburkan batas-batas yang membedakan bisnis, media, dan pendidikan. Teknologi memungkinkan dan memudahkan manusia saling berhubungan dengan cepat, mudah terjangkau, memiliki potensi untuk mendorong pembangunan masyarakat yang demokratis.

Inspirasi itu menimbulkan sikap melanjutkan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang dipandang bermanfaat bagi rakyat dan mengoreksi untuk diarahkan kepada kesejahteraan rakyat. Intervensi ini terjadi lagi ketika Hindia Belanda kebanjiran barang-barang dari Jepang, bukan dengan melarang impor, tetapi dengan melakukan industrialisasi pengganti impor. Pada tahun 1915 Pemerintah membentuk Komite Pengembangan Substitusi Impor di Hindia Belanda”, baik dalam rangka membendung produk Jepang maupun mengurangi ketergantungan impor barang industri dari Eropa. Tetapi rencana industrialisasi besar-besaran ini menimbulkan konflik dengan kementerian-kementerian Pertanian, Industri dan Perdagangan yang lebih menghendaki pengem-bangan industri kecil. Intervensi negara kolonial ini juga ikut mendorong timbulnya gerakan ekonomi di ka-langan penduduk sebagaimana ditengarai dengan berdirinya Sarekat Dagang Islam pada tahun 1911 yang direstui pemerintah. Namun sebelum lahirnya Politik Etis, kaum pribumi sudah melakukan respon sendiri secara swadaya dengan berdirinya Bank Tabungan Tolong Menolong pada tahun 1896 atas prakarsa Patih Purwokerto Aria Wiriatmadja.

Sistem ekonomi Islam mempunyai perbedaan yang mendasar dengan sistem ekonomi yang lain, dimana dalam sistem ekonomi Islam terdapat nilai ethical dan nilai ibadah dalam setiap kegiatannya. Mendewakan hak milik pribadi dengan membuka jalan selebar-lebarnya agar tiap orang mengerahkan kemampuan dan potensi yang ada utk meningkatkan kekayaan dan memeliharanya serta tidak ada yang menjahatinya. Karena itu dibuatlah peraturan-peraturan yang cocok utk meningkatkan dan melancarkan usaha dan tidak ada campur tangan negara dalam kehidupan ekonomi kecuali dalam batas-batas yang sangat diperlukan oleh peraturan umum dalam rangka mengokohkan keamanan. Terdapat suatu keyakinan bahwa selalu terdapat keseimbangan yang bersifat alamiah, sebagaimana hukum keseimbangan alam dalam tradisi fisika Newtonian. Jean Babtis Say menyatakan bahwa provide creates its personal demand, penawaran menciptakan permintaannya sendiri.

Trasmaniah

E-mail : admin@periscopecash.com